Bergerak memenuhi
guru profesional

WUJUDKAN MIMPI LULUS ASN PPPK GURU MELALUI PERJALANAN INSPIRATIF PPG PRAJABATAN

Mia Yolanda Siregar, Alumni PPG Prajabatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Menjadi Pendidik yang terinspirasi dari Ibu dan Guru SMA

Mia Yolanda Siregar (27 tahun) menunjukkan motivasi yang tinggi dalam menapaki karir sebagai pendidik. Dedikasi luar biasanya bermula dari kisah inspiratif yang dipengaruhi oleh perjuangan yang menggetarkan hati, terutama dalam perjalanan hidup ibunya dan pengalaman bersama guru-guru ketika Mia berada di tingkat SMA.

Ibu Mia, seorang guru SD di Sumatera Barat, menjadi sumber inspirasi utama dalam perjalanan karir pendidikan Mia. Dalam kurun lima belas tahun yang penuh tantangan, Mia harus berpisah secara geografis dengan ibunya yang berada di Padang Sumatera Barat, sementara dirinya tinggal di Medan Sumatera Utara. Meskipun menghadapi masa kritis, ibu Mia berhasil melanjutkan pendidikan hingga meraih gelar Sarjana dan berhasil lulus CPNS setelah delapan tahun mengabdi sebagai guru honorer. Keuletan dan semangat ibunya membentuk dasar kokoh bagi perjalanan akademis, membawa meraih gelar magister di Universitas Negeri Padang.

Pengalaman hidup ibunya menjadi pendorong kuat bagi Mia untuk mengambil peran sebagai pendidik, dengan tekad dan semangat yang sama. Mia melihat tantangan sebagai peluang untuk tumbuh dan menginspirasi, menjadikan perjalanan akademis sebagai langkah nyata menuju masa depan yang lebih cemerlang.

Pengaruh positif juga datang dari gurunya semasa mengenyam pendidikan SLTA, Bu Gusma,. Seorang guru matematika di sekolah MAN 2 Model Medan. Kehadirannya yang penuh semangat dan sering membuat games matematika yang kreatif telah membangkitkan minat Mia terhadap bidang matematika. Nasihat Bu Gusma yang selalu diingat, “Jangan sekedar menghapal rumus, namun lakukan banyak latihan soal, maka pemahaman akan datang dengan sendirinya,” menjadi pijakan filosofis dalam perjalanan Mia melanjutkan studi S-1 Pendidikan Matematika.

Selain itu, pendekatan yang dilakukan oleh Bu Roslinawati, seorang guru matematika, memberikan inspirasi tambahan. Bu Ros tidak hanya menjadi pengajar yang kompeten, tetapi juga memberikan dukungan pribadi dan menjadi sosok Ibu yang siaga membantu siswanya ketika menghadapi kesulitan. Keahlian Bu Roslinawati tidak hanya terletak pada kapasitas mengajar, melainkan juga sebagai sosok yang peduli dan memahami, memberikan gambaran sempurna tentang peran seorang pendidik yang menjadi sumber inspirasi bagi Mia.

Dengan dorongan dari ibu dan guru-guru terdahulunya, Mia memiliki tekad yang kuat untuk terus bersemangat dalam mencapai pendidikan setinggi-tingginya. Setelah berhasil menyelesaikan S1 Pendidikan Matematika di UIN Sumatera Utara, Mia bekerja sebagai tenaga pengajar di Bimbingan Belajar Ganesha Operation Medan. Selanjutnya, ia melanjutkan pendidikan ke tingkat S-2 Pendidikan Matematika di UNIMED, sambil menjalankan peran sebagai guru honorer di MAN 2 Model Medan, tempat dia belajar dahulu dan di mana guru-guru terdahulu menjadi rekan kerjanya.

Bagi Mia, menjadi seorang guru adalah panggilan hati untuk terus memberikan ilmu, menyebarkan manfaat, dan menanamkan nilai-nilai karakter kepada para anak didiknya.

Namun, perjalanan karir Mia mengalami perubahan saat ia menikah dan harus pindah kota. Meskipun ini mengharuskannya melepaskan jabatannya sebagai guru honorer di MAN 2 Model Medan, semangatnya sebagai pendidik terus berkobar, siap menghadapi tantangan baru yang akan menghadapinya

Telah Menjadi Dosen, Tetapi Kembali Menjadi Guru melalui PPG Prajabatan

Dalam langkah untuk mencerminkan komitmen terhadap peningkatan kualitas pendidikan, Mia diterima sebagai seorang dosen di Universitas yang berada di Kota Medan. Setelah satu tahun menjalankan profesi sebagai dosen, Mia memilih kembali menjadi guru melalui Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan. Keputusan ini diambil setelah pertimbangan matang, karena Mia sejak awal memiliki panggilan jiwa sebagai guru.

Keinginan untuk mendapatkan kedekatan dan interaksi yang lebih erat dengan siswa membawa Mia pada kesimpulan bahwa ternyata minat dan gairah Mia yaitu menjadi seorang guru. Pengalaman sebagai guru sebelumnya menghadirkan kepuasan tersendiri, dengan respon positif dari siswa yang memotivasi untuk terus berinovasi. Mia bersemangat dalam membuat video pembelajaran yang ia unggah di Channel Youtube dan meraih Juara 3 Lomba Video Pembelajaran Inovatif Tingkat Nasional. 

Kini, dengan melihat peluang yang ditawarkan oleh PPG Prajabatan sebagai wadah terbentuknya generasi baru guru Indonesia, Mia memutuskan untuk mengejar passionnya dalam mengajar. Keputusan ini semakin didorong oleh adanya program beasiswa PPG Prajabatan, memberikan tambahan motivasi untuk berkontribusi dalam mencetak guru berkualitas demi masa depan pendidikan Indonesia.

Meskipun gelar S2 memberikan landasan ilmiah yang kuat, PPG Prajabatan sebagai jembatan untuk menerapkan pengetahuan tersebut dalam situasi nyata. Bagi Mia, program ini juga memberikan pengalaman langsung dalam mengimplementasikan kebijakan dan kurikulum terbaru, menjadi langkah strategis dalam merespons dinamika kebutuhan pendidikan dan terlibat secara aktif dalam pengembangan kurikulum yang relevan dengan perkembangan terkini dalam dunia pendidikan.

Tahun 2022 menjadi momentum penuh makna bagi perjalanan pendidikan Mia yang baru. Mia memutuskan untuk melanjutkan pendidikan, mengejar passion sejatinya, yaitu melalui program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan. Keputusan ini menjadi langkah strategis dalam pengembangan diri, dengan harapan dapat memberikan kontribusi positif pada dunia pendidikan. Mia lulus seleksi PPG Prajabatan Gelombang 2 yang ditempatkan di LPTK Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU). Suatu kehormatan dan tanggung jawab baru, dan Mia siap menghadapi tantangan serta memberikan kontribusi maksimal dalam mengasah keterampilan dan pengetahuan saya di bidang pendidikan.

Mia yakin bahwa pengalaman belajar di LPTK Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara akan menjadi landasan yang kokoh bagi pengembangan kompetensi profesionalnya. UMSU telah memfasilitasi dengan pengalaman luar biasa melalui dosen-dosen hebat yang ahli dibidangnya. Dengan semangat dan dedikasi, Mia bertekad untuk memberikan yang terbaik dalam setiap peran yang diamanahkan kepadanya, memperkaya diri dengan ilmu pengetahuan, dan berkomitmen untuk terus berkembang sebagai pendidik yang melestarikan.

Praktik Baik Melalui PPG Prajabatan

Dampak positif yang didapat setelah menjalankan PPG Prajabatan, yakni dia merasa telah memperoleh pengetahuan yang mendalam, terutama dalam pemahaman filosofis pendidikan menurut Ki Hajar Dewantara untuk memahami bahwa pendidikan dan pengajaran harus selaras dengan kodrat alam dan kodrat zaman yang diikuti oleh peserta didik.

Mia juga dapat menggali pengetahuan seputar penerapan Kurikulum Merdeka. Mampu merancang pembelajaran yang sesuai dengan profiling peserta didik, menciptakan modul terbuka, serta mengembangkan proses pembelajaran berdiferensiasi yang memerdekakan guru dan siswa. Selain itu, juga mencakup kegiatan evaluasi hingga refleksi pembelajaran.

Proyek kepemimpinan juga menjadi fokus pembelajaran yang membawa pengalaman berharga baginya. Memperoleh keterampilan dalam merancang program yaitu implementasi pembelajaran inovatif (studi penerapan sewa kupu pada anak di Panti Asuhan Mamiyai Al Ittihadiyah Medan, dapat berkolaborasi dengan tim, berkesempatan mengajarkan anak panti asuhan dalam meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi yang pada akhirnya berdampak positif bagi mereka. Dimana hasilnya yang diperoleh akan dipresentasikan pada gelar karya Proyek Kepemimpinan.

Aspek teknologi dalam pembelajaran juga turut menjadi poin penting selama menjalani pendidikan PPG Prajabatan. Dapat memahami beberapa penerapan teknologi baru dalam pembelajaran, belajar sosio-emosional, serta proses pembelajaran yang disesuaikan dengan karakteristik, potensi, dan kebutuhan peserta didik. 

Dalam pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), Mia mampu menjalin kolaborasi dengan guru pamong dan rekan sejawat. Turut mendukung perancangan proses pembelajaran dan memahami lingkungan belajar di sekolah. Dalam praktiknya, Mia dapat menerapkan berbagai model pembelajaran seperti Problem Based Learning, Project Based Learning, dan Teams Games Tournament . Selain itu, Mia dapat menciptakan berbagai media pembelajaran yang disesuaikan dengan gaya belajar peserta didik seperti video, infografis, poster, dan blog.

Penerapan strategi pembelajaran yang menarik dan inovatif menjadi salah satu keberhasilan dalam menjalankan pendidikan profesi guru. Mia dapat menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dengan menggunakan icebreaking yang sesuai dengan Kompetensi Sosial Emosional, yang melibatkan pemahaman diri, empati terhadap orang lain, serta kemampuan berinteraksi dan berkomunikasi secara efektif.

Melalui PPG Prajabatan, tidak hanya meningkatkan keterampilan mengajar, tetapi juga berhasil berkolaborasi dengan guru pamong, menerapkan teknologi dalam kegiatan evaluasi pembelajaran seperti Kahoot, Quizizz, dan Wordwall. Keseluruhan pengalaman ini menjadi bukti nyatanya dalam komitmen dalam mengangkat standar profesionalisme di bidang pendidikan.

Sukses Menjadi Konten Kreator dan Lulus ASN PPPK Guru Melalui Perjalanan Inspiratif Prajabatan PPG

Mia berhasil menciptakan inovatif yang inspiratif melalui platform TikTok. Bermula dengan tujuan menyebarkan informasi tentang PPG Prajabatan, Mia mampu mengumpulkan 27.600 pengikut dari awalnya hanya 100 sejak mia menjadi mahasiswa PPG Prajabatan. Menjadikan program ini diminati dan diapresiasi oleh kalangan anak muda yang berminat menjadi guru.

Melalui kontennya, Mia tidak hanya berbagi ilmu, tips, dan trik untuk lulus PPG Prajabatan, tetapi juga memberikan informasi praktis, praktik baik, dan pengalaman selama menjalani program tersebut. Keaktifannya di media sosial tidak hanya memberikan inspirasi kepada banyak orang, tetapi juga mendapatkan pengakuan dari Kemendikbud serta Direktorat Pendidikan Profesi Guru. Mia diundang ke Jakarta untuk berpartisipasi dalam workshop strategi komunikasi dan acara penghargaan PPG, serta turut diundang dalam acara Puncak Hari Guru Nasional 2023.

Setelah menyelesaikan Uji Kompetensi Mahasiswa PPG (UKMPPG), Mia secara resmi memperoleh gelar Gr. Saat acara yudisium, mia mendapat kehormatan menjadi perwakilan wisudawan PPG Prajabatan UMSU, memberikan kesan dan pesan di atas podium yang megah. Dalam berbagai hal, Mia memberikan inspirasi tentang pentingnya untuk terus menggali potensi setiap anak didik, memahami karakter mereka secara mendalam, dan menciptakan pembelajaran yang menyenangkan. “Sebagai guru yang berkualitas, kita mempunyai tanggung jawab untuk memberikan pendidikan yang tidak hanya membekali kepala anak dengan pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter mereka dan membuka potensi yang tersembunyi. Mari kita jadikan setiap kelas sebagai tempat di mana setiap anak didik merasa tertarik dan terdorong untuk mencapai cita-citanya”.

Berkat keberhasilan melalui PPG Prajabatan, Mia mendapatkan sertifikat pendidik yang digunakan untuk mengikuti seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) PPPK. Memperoleh afirmasi 100% nilai teknis karna memiliki sertifikat pendidik dan lulus passing grade manajerial, sosial budaya, wawancara. Dengan penuh syukur, Mia lulus seleksi ASN dan kini resmi menjadi Guru ASN PPPK di Kota Tebing Tinggi. Impiannya terwujud menjadi seorang Guru ASN, memberikan kebanggaan bagi orang tua, keluarga dan suami. Terima kasih kepada Direktorat Pendidikan Profesi Guru (PPG) Kemendikbud atas program yang luar biasa dalam mencetak generasi baru guru Indonesia.

Refleksi 

Melalui setiap langkah ini, Mia semakin menyadari betapa pentingnya peran seorang pendidik dalam membentuk masa depan generasi penerus. Mia merasa terpanggil untuk terus belajar, berinovasi, dan memberikan yang terbaik bagi pendidikan di tanah air. Setiap kisah sukses adalah cerminan dari ketekunan, semangat, dan keyakinan pada nilai-nilai pendidikan yang bermakna. Mia berkomitmen untuk terus berkembang sebagai pendidik yang melestarikan, siap menjawab panggilan tugas dan menjadi agen perubahan positif dalam dunia pendidikan.

Mia memaknai setiap tantangan dengan mengingat dan mengingat kembali pengalaman guru-guru saya. PPG Prajabatan membuka mata dan pemahamannya akan betapa hebatnya perspektif siswa, terutama saat mereka menghadapi kesulitan. Setiap siswa memiliki keunikan dan perbedaan karakter, dan sebagai seorang pendidik, kita harus memahaminya agar pesan-pesan kita dapat mudah tersampaikan. Tantangan yang akan dihadapi dalam melanjutkan program PPG Prajabatan mungkin besar, tetapi hasilnya sebanding. Seperti saya akhirnya dapat meraih impian menjadi ASN Guru melalui PPG Prajabatan ini.

Yuk ambil bagian dalam transformasi pendidikan di Indonesia memulai karir menjadi Guru melalui PPG Prajabatan. Pilihan ini bukan hanya memaksimalkan kemampuan sebagai guru, tetapi juga sebagai individu yang memiliki dampak positif dalam dunia pendidikan. Setiap tantangan adalah peluang untuk tumbuh dan berkembang, dan PPG Prajabatan adalah langkah yang tepat untuk meraihnya. YUK JADI GURU!!


signal_cellular_alt dilihat: 5,053 x