Bergerak memenuhi
guru profesional

Belajar dengan Riang Gembira Melalui Kurikulum Merdeka

Kabupaten Bekasi, 29 Agustus 2022–Kegembiraan terpancar dari wajah Murid-murid di ruang kelas 4 SDN Karang Asih 08, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Mereka fokus menyimak penjelasan guru terkait pelajaran sains tentang perubahan energi yang dihasilkan kipas, dari energi listrik menjadi energi gerak. Tak lama kemudian guru meminta murid-murid untuk membuat kerajinan tangan berupa kipas dari kertas yang bentuknya sesuai dengan kesukaan masing-masing murid. 


Proses pembelajaran sains di SDN Karang Asih 08 tersebut dilihat langsung oleh Direktur Pendidikan Profesi Guru, Kemendikbudristek, Temu Ismail, yang sekaligus hadir dalam rangka kunjungan kerja implementasi Kurikulum Merdeka. Ia menjelaskan bahwa kegiatan pembelajaran pada Kurikulum Merdeka haruslah berfokus kepada materi esensial sehingga pembelajaran dirasakan semakin menyenangkan oleh murid. “Proses belajar mengajar di dalam Kurikulum Merdeka memiliki fokus kepada murid, sehingga guru dapat menyesuaikan pembelajaran berdasarkan minat dan bakat tiap-tiap murid,” katanya.


Selain berkunjung ke SDN Karang Asih 08, Temu Ismail juga melihat kesiapan dari dua sekolah lain di Kabupaten Bekasi, yakni TK Islam Al Azhar 12 Cikarang dan SMPN 1 Cikarang Utara. Di SMPN 1 Cikarang Utara, tampak murid mengungkapkan kegembiraannya dengan belajar observasi kantin dan mengisi lembar refleksi diri mengenai kegiatan-kegiatan positif yang sudah dilakukan dalam satu hari. “Kami perlu memotret praktik baik dan tantangan yang dihadapi dari sekolah-sekolah yang telah mengimplementasikan Kurikulum Merdeka secara mandiri,” terang Temu.


Pada kesempatan yang sama Temu Ismail juga bersilaturahmi dengan Penjabat Bupati Bekasi, Dani Ramdan, bertempat di ruang rapat Kantor Bupati Bekasi. Dalam silaturahmi tersebut Temu mengungkapkan bahwa suksesnya implementasi Kurikulum Merdeka tentunya tak lepas dari dukungan Pemerintah Daerah, untuk itu perlu adanya kebersamaan dan kolaborasi yang berkesinambungan.


Dani Ramdan selaku Penjabat Bupati Bekasi juga mengungkapkan perihal senada. Dalam sambutannya, Dani menilai Kurikulum Merdeka adalah gagasan luar biasa dari Mendikbudristek untuk menjawab tantangan masa depan. “Ke depan, Indonesia membutuhkan manusia yang kreatif dan inovatif untuk memenuhi tantangan pada jamannya melalui perkembangan teknologi dan implementasinya di sekolah, dan tentunya tanpa meninggalkan pendidikan karakter,” katanya. 


Dani juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bekasi akan selalu mendukung penerapan Kurikulum Merdeka sesuai dengan kemampuan dan sesuai dengan arahan dari kementerian agar tidak ada kebingungan di lapangan.

signal_cellular_alt dilihat: 475 x